01
Des
08

bukan review: Maryamah Karpov

Waktu demam Laskar Pelangi tempo hari, aku juga ikut2an latah buat baca itu buku. Hasilnya? Semua jariku  termasuk yang di kaki jadi jempol semua  buat aku kasih ke Andrea Hirata. Lalu aku beli juga buku kedua dan ketiganya sekaligus. Sang Pemimpi dan Edensor. Abisnya murah sih. Satu buku cuman 25rb. Gila nggak? Maklum bajakan. Awalnya sih aku ga ngerasa bersalah beli n baca buku bajakan itu. Soalnya temen (yang juga berprofesi sebagai setan Dajjal) sempet ngomong gini, “Andrea Hirata ga keberatan koq bukunya dibajak, biar bisa dibaca orang seluruh Indonesia”.
Setelah baca tiga bukunya sampe abis, akhirnya aku nyesel juga sih. Seharusnya si Andrea dapet apresiasi lebih dari itu. Bukan sekedar beli buku bajakan terus promosi ke kanan kiri, “beli buku ini. Bagus lho”. Bahkan lebih dari “20 Jempols buat Andrea Hirata” di blog tetangga. Karena merasa bersalah itulah, aku janji, saat Maryamah Karpov terbit, aku harus beli yang asli.

Saat Maryamah Karpov: Mimpi-mimpi Lintang terbit, ternyata aku pengen kasih apresiasi lebih buat si keriting itu. So, aku cari cetakan pertama, beli di hari pertama (bahkan sebelum jadwal beredar di Surabaya), membaca habis pada hari pertama (sayangnya ternyata butuh 2 hari buat baca buku ini). Hasilnya? Fantastik. 79 ribu yang aku keluarin buat buku ini sangat pantas meskipun bukan edisi Hard Cover.

Beberapa pertanyaan yang mengganggu di edisi sebelumnya terjawab, judul yang menyesatkan (hehehehe), sub judul yang (juga) menyesatkan, ending mencengangkan (HA!!). Kalo mau tau lebih dari itu ada dua cara. Beli lalu baca sampe habis (jangan beli yang bajakan ya), ato cari di blog lain yang penulisnya ga pelit kayak aku :D . Overall, buku ini adalah buku paling “fiksi” dari tetralogi Laskar Pelangi.

Satu hal yang ga mau pergi dari benakku (ceileee!!), waktu Ikal ketemu dengan kawan2nya Laskar Pelangi, hal yang disadarinya adalah bahwa apa yang diangankan sampai jauh, ternyata terkadang berada sangat dekat. Hal ini diulangi lagi saat dia menyadari makna nama Hirata yang ternyata…. ah baca sendiri deh.

Sekali lagi 20 jempols buat Andrea Hirata, plus aku janji buat ngelengkapi koleksiku sama yang asli. Mumpung ada yg jual bundle 3 buku = 115rb :D

26
Nov
08

Janji Gila

Pernah membuat janji gila dengan seseorang?

Mau berbagi?

Aku pernah membuat janji sama seorang cewek. Kita temenan mulai SMA sampai Kuliah.

Dia pernah nanya begini, “Eh, kalo sampe kita umur 28 dan masih jomblo, kita kawin aja yuk?”

Aku jawab, “Ayuuukkkk”

Dan pertanyaan sama jawaban itu kami anggap bukan guyonan, serius!!!

Hehehehehe mirip kejadian di film My Best Friend’s Wedding, ya? Aku suka sama film itu, mungkin gara2 pernah ngalamin sendiri kejadian kayak gitu. Gampang banget ya kita menyetujui hal besar kayak gitu. Padahal kalo diinget-inget kita cuman temenan, temenan baik, tanpa ada rasa lebih sedikitpun. Tanpa rasa sayang pada seorang pacar bahkan (seingetku) tanpa rasa sayang pada seorang saudara.

Pertimbanganku (dan dia) waktu itu, ya kita khan temenan baik, selalu kontak, tau kebiasaan masing2, tau kesukaan masing2. Dan kalo itu terjadi dalam waktu 10 taon, masak sih kita ga cocok sebagai pasangan?

Laluuuu….. Apa ceritanya juga kayak film itu. Enggak sih. Waktu kuliah kita nemu pasangan kita masing2.

Dan waktu aku umur 28 taon, aku udah punya anak 1.

26
Nov
08

Hey!

Ga tau kenapa, bbrp hari ini aku koq seneng sekali denger lagu ini. Apalagi kalo diputernya pagi2 sebelum berangkat kerja. Ya mungkin lagi jenuh sama kerjaan, jadi harus disuntik sama kata2 indah Sang Nabi.  Apalagi kalo ditambah sama omongannya Timbul Srimulat, “Orang hidup koq bekerja, orang hidup itu ….berkaryaaaaa”. Sekalian aja aku posting di sini, siapa tau ada yang merasa senasib.

“Kerja adalah cinta, yang ngejawantah
Dan jika kau tiada sanggup bekerja dengan cara
Hanya dengan enggan
Maka lebih baik jika kau meninggalkannya
Lalu mengambil tempat di depan gapura candi
Meminta sedekah dari mereka
Yang bekerja dengan suka cita


Dari sang Nabi, Kahlil Gibran “

Hey! Angkat wajahmu
Bermuram durja tak guna
Susunlah lagi rencana yang harus engkau benahi
Bangun jiwa, bangun raga bijana

Hey! Bertahanlah
Kegagalan adalah satu sukses tertunda
Jangan ragu, tetap pada arahmu sejak dulu
Keyakinan, pengharapan, teguh dalam tujuan

Bekerja dengan cinta
Bagai Sang Pencipta
Membentuk citra insaninya
Satukan dirimu seutuhnya…

Hey! Siagalah
Raih kesempatan begitu kau jumpa
Atur nadimu seiring irama bumi mengalun
Bangun jiwa, bangun raga bijana

Sebar benih penuh kemesraan
Hingga panen tiba
Kita tuai kegirangan…
Satukan dirimu seutuhnya…

Klakustik

24
Nov
08

Revisi hierarchy of needs nya Maslow

Udah lama ga nulis blog nih, jadi rada kaku, harap maklum ya :D

Ngutip omongannya Pak Setiawan Djody, di saat beliau sudah mendapatkan “semuanya”, kemewahan yang kini diharapkannya adalah hal-hal yang sederhana. Salah satu kemewahan itu buat aku sekarang adalah waktu untuk diriku sendiri. maksudku benar-benar untuk diriku sendiri, bahkan tidak termasuk untuk keluarga, anak atau istri.
Minggu kemaren ternyata ada kesempatan untuk itu. Saat Della keluar ke Waterpark sama Kenny, Keileen ga rewel waktu diasuh mbaknya. Langsung aja waktu itu aku pake buat tidur siang sebentar, keliling kota naik motor trus ga lupa mampir ke rumah ortu. Rumah ortu cukup mungil, di dalam gang kecil yang mobil aja ga bisa masuk, hampir semua rumah di sana ga punya pekarangan, antar rumah hanya dibatasi 2 baris batu bata.

Nah, ini asyiknya, sambil makan kacang kuah, aku bisa liat tetangga2 yang kebetulan juga beli kacang kuah. sempet kaget juga. Lho ternyata anaknya ini sudah segedhe ini ya? hehehehe padahal aku lumayan sering mampir sini lho cuman ga pernah ketemu aja. Langsung aja hati ini pengen ngikutin nalurinya, gosip hehehehe. Tapi khan udah dibilang, ini waktu buat aku sendiri, jadi nggosipnya ya di dalam hati sendiri hehehehe (bayangin aja enak ato ga nggosip sendiri). Tepatnya bukan nggosip sih, nostalgia. nggosipnya ya sekarang ini di blog.

Gini nih ceritanya:

Keluarga Ho adalah keluarga lama di kampung itu. Tanpa kerjaan tetap, punya anak 3, bisa hidup karena suntikan dana dari saudara adopsinya.

Keluarga Ming termasuk pendatang baru. Punya depot yang lumayan laris, lumayan kaya, punya anak 3, kalo marah seluruh kebon binatang disebut semua termasuk kotorannya. Anaknya duluan ngomong ja**uk sebelum bisa manggil papa mamanya.

Ho VS Ming

Kedua keluarga ini pernah bertengkar hebat dan saling ga sapa karena si Ho keberatan kalo rombong si Ming diparkir di depan rumahnya. Mengganggu estetika, katanya ( :D yang ini hiperbola sih). Ya udah di jaman ini siapa sih yang mau ngurusin tetangga. mau rame kek, mau perang kek, ga ikut2. Pak RT juga adem ayem aja koq.

Suatu hari ( :D kayak karangan anak SD ya?), anak pertama si Ho, si Kumbang (nama samaran :D ) ketahuan telah menghamili anak orang (ya iyalah, masak pohon belimbing), sebut aja si Mawar (nama samaran juga). Hebohlah seluruh kampung. Setelah melalui rapat yang tertib dan ga berbelit-belit kayak bapak-bapak DPR yang terhormat, diambil keputusan, mereka harus dikawinkan ( :D koq kesannya kayak ngawinin anjing aja ya, maap kalo gitu). Si jabang bayi harus lahir di keluarga yang utuh. Karena Ho ga punya duit, rencananya mereka dikawinkan tanpa pesta, tanpa cincin kawin, cukup KUA dan Gereja aja, cukup.

H-1 sore, si Ming tiba2 ngajak setengah memaksa si Kumbang. Awalnya si Kumbang takut2 mau disemprot pake pestisida di kebun tebu yang terpencil. Eh ternyata tujuan mereka ke Tunjungan Plaza, lebih spesifik lagi ke toko emas. Instruksi si Ming ke Kumbang hanya satu, “belilah cincin kawin, di toko yang kamu suka, model yang kamu suka, berapapun harganya, aku yang bayar.”

Malam itu, di sebuah kampung kecil, ada keramaian di satu rumah. Makanan selalu tersedia, minuman mulai teh sampai bir ada, semua tetangga hadir. Yang harus kerja keras ya karyawannya si Ming. Depot tetap buka, tetangga2 dengan ga berperikemanusiaannya menghabiskan semua makanan yang tersedia. Semuanya tanpa si Ho harus bayar. Sepeserpun!

Malam itu, di sebuah kampung kecil, ada sebuah pesta yang paling berkesan bagi warganya, tanpa rencana, tanpa undangan.

Malam itu, di sebuah kampung kecil, ada satu pelajaran dari keluarga dan perbuatan yang biasanya selalu jadi rasan-rasan tetangganya.

Bapak Maslow, konon, anda akan (mungkin belum sempat) menambahkan satu kebutuhan manusia di puncak “Hierarchy of Needs“, bahwa ternyata manusia butuh untuk menolong sesamanya.
based on a true story

ditulis dalam kemewahan yang sebetulnya bisa didapat gratis, tis, tis, tis.

24
Sep
08

Tantangan Buat Tuhan

#HSM Mode : ON#

Tuhan khan maha kuasa. Mampukah Tuhan menciptakan batu yang sedemikian besar dan berat, sehingga Ia-pun tak sanggup untuk mengangkatnya?

Aku seorang yang sangat logis. Dulu bagiku semua yang aku dapat sekarang ini adalah hasil dari semua usahaku. Tuhan bukan sosok yang maha kuasa. Buktinya dunia tidak sedamai sebagaimana harusnya kalo ada sosok yang powerful buat ngatur segalanya. Tidak mungkin ada orang yang sukses tanpa usaha. Dan itu fine2 aja sampe aku lolos dari universitas banyak biaya, dapet kerjaan, kawin punya anak dan anjing golden di rumah ditambah sisa2 ego dan idealisme.

Orang ngomong 30 tahun adalah akhir repelita 6 (pinjem istilahnya Pak Harto) saat seharusnya seseorang lepas landas. No Turning Point. Hero ato Zero. Keberhasilan seseorang dan nasib keluarganya ditentukan saat orang itu berumur 30 tahun. Celakanya, satu bulan sebelum aku 30 tahun, aku harus dipaksa mengakui kalo ada satu yang maha kuasa yang mengatur dunia ini. Kalo diumpamakan di dunia bisnis, saat umurku 30 tahun kurang satu bulan, aku pailit.

Ga ada yang bisa diusahakan lagi, kecuali mencoba berdamai dengan ‘Babe’. tiap malem keliling dari gereja yang satu ke gereja lainnya. Berdoa rosario, novena  dan menyatakan niat untuk bertobat, semuanya masih belum ada hasil. Ya khan ternyata Tuhan tidak Maha Kuasa. Akhirnya sampai satu titik aku mengakui dengan rendah hati bahwa manusia bukanlah apa2 tanpa kemahakuasaan ‘Babe’. Sebenarnya sih, lebih karena kebutuhan, terpaksa daripada satu kesadaran yang tulus. Saat itu bukan saja permohonan untuk diberi jalan menyelesaikan semua masalah yang dikabulkan, ada bonus2 lain yang diberi, berdamai dengan semuanya.

Sukses orang tidak ditentukan dari saat dia berusia 30 tahun. Jika nyatanya pada usia 30 tahun kita belum berhasil, asal masih tetap mau berusaha, tahun depan tetaplah berulang tahun ke-30. tiap orang bisa berulang tahun ke-30 lebih dari sekali. Tahun lalu aku berulangtahun yang ke-30, tahun ini aku juga berulang tahun yang ke 30 dan tahun depan rasanya masih juga berulang tahun yang ke-30.

Trus pertanyaan di awal gimana? hehehehe harusnya sudah bisa dijawab sendiri khan?

#HSM Mode : OFF#

18
Sep
08

Jagal Jombang yg marketable

Tentang Ryan jagal Jombang udah ga usah dibahas lagi ya? semua udah pasti tau. kalo belum tau mending pindah ke bulan deh. Kemaren2 aku liat di internet kabarnya Ryan dibikinin action figurenya kayak gini nih:

Awalnya aku kira ini satu korban lagi dari kecanggihan sotosop, ternyata tadi pagi dibahas Jawa Pos katanya emang bener bikinan produsen maenan Goodwill. Huueeeebaaattttsss!!!! Si Ryan berarti bisa disetarakan sama Kobe Bryant, Jason Kidd, LeBron James, dll yang harus canggih maen basket dulu baru dibikinin figurenya. Ato setara kayak David Beckham, Ronaldinho, Kaka, Frank Lampard yang jago nggocek bola baru dibikinin figurenya.

Apakah Ryan orang Indonesia pertama yang mendapat penghargaan dibikinin figurenya? Nggak juga koq. Primus dulu juga sempet dibuatin figurenya. Masak sih? Suerrrrr. Ingat ga waktu dia main sinetron “Panci manusia Aluminium”? dulu khan sempet beredar action figurenya produksi pabrik maenan lokal. Harganya? ga sampe sepuluh ribu. yang jual juga supermarket kecil dan pasar malam. hehehehehe. Padahal itu Primus lho. Bisa2nya kalah sama Ryan yang action figurenya diproduksi pabrik luar negeri. Wah Indonesia kalah satu langkah lagi nih.

Ayo sutradara2 lokal, jangan mau kalah sama orang2 luar. sebelum keduluan, bikin filmnya “Ryan VS Sumanto” dengan jalan cerita niru “Jason VS Freddy”. Ato pengusaha indonesia, buat bundling mainannya “Ryan dan pacarnya lengkap dengan rumah barbie”. lebih asyik lagi kalo pakaiannya bisa diganti-ganti. Ato Ryan versi boneka voodoo lengkap dengan jarum, paku dsb. Cara promosinya dengan ngasih maenan ini gratis ke keluarga korban.

Tips kalo ingin terkenal:

kalo pusing, jangan keburu minum obat. Ajak orang ke rumah, pukul kepalanya dari belakang. Bisa ditambahkan adegan mutilasi. Kuburkan. Teruskan sampe stock mencukupi, cari wartawan. Beressss!!!

Mus, Primus….benernya action figurenya dirilis lagi itung2 buat kampanye :D tapi harganya dinaikin dikit lho masak saingan sama harga BBM?

To Ryan: Peace man! anakku udah 2

12
Sep
08

Vote ….. for president

Peringatan : Tulisan ini bukan untuk konsumsi Intel, LSM maupun orang2 yang tingkat kedewasaannya masih kalah dengan anak SMU.

 

Blog tetangga sebelah lagi ribut membahas masalah presiden nih. Pas banget, 2 hari lalu aku juga tertarik bahas masalah ini gara2 liat kartun nakalnya Jawa Pos tentang padi Super Toy, seperti ini nih.

Ya ampun Pak Taniiiii, namanya aja Super Toy, sesuper-supernya ya tetep aja mainan :D . Memang Pak Tani di desa kalah pinter sama anak SD di kota. Nah, kalo sudah gitu, jadi inget deh yang dulu2. Pak Harto yang dulu dipuja-puja, dihujat dan setelah meninggal dikangenin lagi. Sama juga kayak Pak Karno yang juga dipuja-puja, dihujat dan setelah meninggal dikangenin lagi. Seakan lupa, siapa dulu yang memilih, siapa yang menurunkan, siapa yang sekarang menyesal.

Apa nantinya Presiden yang lain juga mengalami nasib yang sama ya? Ah, kebanyakan orang rasanya pasti mendapat perlakuan kayak gitu deh. Wong Ryan belum almarhum aja udah jadi idola dari Sabang sampe Merauke. (lho apa hubungannya?)

Aduh Pak SBY, sekali-kalinya turun ke sawah buat panen pertama padi, padinya jadi super letoy. Ah gimana nih Pak Habibie, Bu Mega, Gus Dur? udah lupa nih, apa dulu juga pernah ikut panen padi?

Ya inilah potret bangsa ini, meskipun rakyatnya miskin dan selalu merasa dinjak-injak oleh yang berkuasa, setelah semuanya berpulang, seakan semua kesalahannya terhapus, selalu ada maaf, memaafkan orang lain dan memaafkan diri sendiri. Makanya aku, seperti temenku yang lain, selalu bangga jadi bangsa Indonesia meskipun seringkali malu dengan (oknum) pemerintahnya.

Nah, mumpung tahun depan Pemilu, biasanya rakyat yang selalu protes ke pemerintah karena terlalu gampang mengambil keputusan tanpa memperhitungkan akibat jangka panjangnya. Ok-lah, sekarang saatnya bangsa indonesia mengambil keputusan agar tidak mengulangi kesalahan yang sama seperti pemerintahnya. Sekalian biar tau, emang itu gampang?

Lalu apa sih sebenarnya yang dibutuhkan Indonesia sekarang? HATI. Aku akan pilih pemimpin yang punya hati yang dapat mendengarkan jeritan rakyatnya. Punya hati yang dapat melihat kerja keras rakyatnya. Punya hati yang dapat memeluk rakyatnya. Punya hati yang dapat membau keringat rakyatnya. Dan punya hati untuk bersama mengecap nikmatnya hasil itu semua.

Wahai Pak Karno dan Pak Harto, bermainlah catur di atas sana dengan tenang.

sebagai obat sakit kepala, kalo pusing dengan tulisan di atas, minum ini:

Pesan presiden saat buka puasa.. hindarilah 6 menu berikut: Sup Kalla, Mie Gawati, Jagung Laksono, Bakar Tanjung, Ubi Ranto, dan Jus Dur.. lebih baik minum yg seger2: Es Beye…

10
Sep
08

Paradise Found

Tulisan ini emang sengaja tidak dibuat untuk menandingi “Paradise Lost” di blog tetangga.

Menurut tetangga ada beberapa makanan yang bisa dikategorikan sebagai “Paradise Lost” alias makanan rasa surga yang udah punah dari muka bumi ini. Kalo harus ada yang disalahkan, salahkan Adam dan Hawa aja deh. yup, penyebabnya macem2, mulai yang biasa masak dapet gelar almarhum, pindah tempat diobrak satpol PP, bahan bakar yang langka, deelel.

Tapi kalo nurut aku “Paradise Lost” bukan melulu gara2 rasanya yang sesurga, bisa juga kenangan waktu kita nyantap makanan itu, contohnya berhasil makan abalone tanpa bayar, kencan pertama makan pizza ga bawa dompet, makan nasi sadukan dalam arti sebenarnya, makan nasi kucing barang kucing yang lain, deeste.

“Paradise Lost” ku antara lain: Gulali apalagi yang dibentuk macem2 pake ditiup. hehm enak lho, apalagi kalo air liur bapaknya sampe muncrat, wueeekkkk. trus arum manis dan emping (sebangsa ketan yang dioven dan dimakan pake kelapa). Yang jual seorang tua dari Lamongan yang tiap hari PP naik kereta buat mencari sesuap nasi dan segenggam berlian. Trus juga steak Gandy’s (bener ga nulisnya ya?). Dulu kalo taon baruan sekeluarga pasti ngumpul makan di sana.

Sampe sekarang udah bertahun-tahun gak nemuin makanan itu lagi. Sedih? Pake nanya. Adam dan Hawa aja pasti sedih diusir dari Paradise. Tapi gapapa kalo cuman makan itu2 aja, kapan kita bisa nyoba surga yang lain. “Paradise Found”!!! Sekarang aku bisa makan makanan surga yang lain. apa aja? Banyaaaaakkkkk. Bebek Sayeki yang berkolesterol tapi enak, nyobain makanan jepang yang sehat asli jepang, jagung de balsas yang enak, kerak telor betawi yang bisa tiba2 muncul di Surabaya, Pizza yang dulu cuman bisa ngiler kalo nonton turtles, ice cream rasa mint yang ga berasa mint-nya, deesbe. Sama kayak “paradise Lost”, Mungkin ga semuanya enak di lidah, tapi pasti enak di hati.

Tanya aja Adam dan Hawa, apa mereka juga menumukan “Paradise Found”-nya. Mungkin mereka ga mau ato ga bisa jawab. Tapi nyatanya Kain dan Habil lahir. “Paradise Found”

10
Sep
08

Puasa hari ke-10

Ga kerasa puasa sudah masuk hari ke-10. Meskipun aku ga ikut puasa, aku ikut ngitungi hari puasanya. Kenapa? ya menghormati orang yang ga puasa lah. Soalnya ikut pusing juga, warung2 di deket kantor tutup semua. Eh nggak ding, sekarang beberapa penjaga warung yang munafik, butuh duit baik hati sudah mulai mamerin dagangannya. Ga semua sih, tapi udah lumayan lah.

Trus, gimana dengan Setan Dajjal? Setan Dajjal sedang sakit tenggorokan. So meskipun warung udah mulai buka, Setan Dajjal belum berani jajan dulu.

Kalo kabarnya Pak Hasan? Sampe sekarang aku belum ketemu lagi sama Pak Hasan. Di Seputar Indonesia kemaren ada laporan mengenai anak bego yang ngejar-ngejar lift kapsulnya TP. hehm, terasa kebetulan? Trus di koran tadi pagi juga ada berita mengenai bapak2 tua yang bingung nyariin satpam di salah satu pertokoan terbesar di Surabaya Barat gara2 anaknya dikunci terkunci di kamar mandi. Dan anehnya ga satupun satpam yang tau kuncinya disimpan dimana. Aneh?

01
Sep
08

niat yang langsung terkabul

Yang aku posting ini true story dan masih anget alias baru aja kejadian

tadi aku iseng2 berdiri di counter tempatku kerja sambil ngawasin anak2 jualan. trus ada customer panggil2 aku ternyata pak hasan yang emang customer lama di sini. ya udah deh aku datengin trus ngomong2 santai. sambil ngobrol2 aku merhatiin ada tuyul anak kecil main2 lift. diteken, pintunya buka, dibiarin sampe nutup lagi. kadang2 dia ikut naik ke liftnya. kadang dengan begonya dia ngejar liftnya ke bawah trus naik lagi pake lift. Gitu terus sampe aku bosen ngeliatnya.

bukan apa2 sih. lha kalo dianya kegencet lift, gimana? bisa2 tempatku kerja didemo ratusan tuyul nih. halaahh, mau ngomong biar hemat listrik aja pake alasan keselamatan :) Nah pas ada kesempatan mutus obrolan aku panggil satu anak buah yang cantik (trusss?)

aku: dian, nanti kalo ada anak main lift kamu larang ya?

dian : mana? koq ga ada?

aku: iya, masih di salam lift, kalo dianya bandel, kamu masukin ke kamar mandi aja trus kunci.

dian: ok bos

trus ada telpon bunyi buat aku. ngobrol2 bentar di telpon trus aku balik lagi ke counter. ternyata tuyul kecil itu sedang dinasehati sama pak hasan, customer yang tadi ngobrol sama aku. trus dari belakang kedengaran suara children fruit (baca: anak buah) yang lain sambil ngakak, “bwahahahaha, itu anaknya pak hasan, bwahahahahaha”. aku dengan sok wibawa manggut2, “iya,iya”. trus langsung ngacir sembunyi dengan alasan mau nulis di blog.

Nasib….. sib…..sib…..sib….sib

sori lho pak hasan. untungnya pak hasan ga bisa marah karena puasa. keturutan deh niatan jadi setan dajjal di hari pertama puasa ini

Di hari pertama ini skor 1 buat orang puasa dan 0 buat setan dajjal




Blog Stats

  • 1,280 hits

Top Clicks

  • Tidak ada

Top Posts

  • Tidak ada

Pengarang

 

Februari 2010
S S R K J S M
« Des    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728

Tag

Kategori